gak nyangka artikel yang ditulis empat tahun yang lalu (baca di sini) banyak juga yang membacanya. tulisan tersebut aslinya dipost di blogspot, lalu saya akuisisi dengan wordpress enam bulan yang lalu buat nemenin tulisan yang lain
jika pada artikel itu saya bertanya tentang manfaat kartu kredit (yang malah banyak mudaratnya), kali ini saya ingin mengajak anda untuk menggunting kartu kredit. lho?!
gunting kartu kredit anda!
7 Juni, 2008[ssr] Bijak menggunakan kartu kredit
7 Desember, 2007Oleh: Ahmad Gozali
(www.perencanakeuangan.com)
Dikutip dari Wanita Indonesia, 2007
Mas Gozali,
Akhirnya saya berhasil memperoleh kartu kredit pertama saya, tapi selama ini saya sering dengar kalau banyak orang yang bermasalah karena kartu kreditnya. Jadi saya ingin minta saran, sebaiknya bagaimana saya menggunakan kartu kredit itu nanti? Terima kasih.
NN. 08134587XXX
Jawaban:
Seperti kita ketahui bersama, memang belakangan ini perbankan di Indonesia sedang gencar-gencarnya membuka ?kran? untuk menyalurkan kredit nya kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan penyaluran kredit konsumtif melalui kartu kredit. Dengan hanya berbekal sebuah fotokopi KTP dan proses yang sangat singkat, maka dengan segera konsumen pun akan memiliki sebuah kartu kredit dengan limit tertentu ditangannya.
Sekarang yang menjadi pertanyaan Anda adalah sebaiknya bagaimana cara penggunaan kartu kredit ini? Nah, sekarang mari kita bahas. Perlu Anda ketahui, kartu kredit adalah merupakan sebuah alat bantu pembayaran. Maksudnya Alat Pembayaran disini adalah persis seperti Uang Tunai yang Anda pakai untuk membayar suatu transaksi. Hanya saja disini kartu kredit bisa menjadi pengganti sementara dari uang tunai yang kita tidak bawa, bukan pengganti uang tunai yang tidak kita miliki. Saya ulangi, bukan pengganti uang tunai yang tidak kita miliki yah, tapi yang tidak kita bawa. Hal ini perlu saya ulangi agar lebih jelas dan tidak terjadi salah penafsiran, karena banyak dari kita tidak membawa uang tunai adalah lebih karena faktor keamanan bukan karena tidak memilikinya.
Maksud dari ?pengganti sementara? disini artinya adalah bahwa kalau Anda ingin membeli barang yang harga tunainya Rp 250.000,- , Anda bisa saja tidak menggunakan uang tunai Anda, tetapi menggunakan Kartu Kredit Anda pun tidak salah. Tapi, pada akhir bulan ? atau pada bulan depan ? bank penerbit kartu kredit Anda akan memberikan tagihan sebesar Rp 250.000,- kepada Anda. Artinya, Anda tetap saja harus membayar senilai Rp 250.000,- atas harga barang yang telah menjadi milik Anda tersebut, hanya saja pembayaran tersebut tidak dilakukan di awal ketika barang tersebut dibeli, tetapi di tangguhkan hingga akhir ketika tagihan dari penerbit kartu datang. Lalu bagaimana kalau sampai akhir bulan ketika tagihan kartu kredit datang Anda tidak dapat langsung melunasi semuanya? Untuk itu ada bunga yang harus Anda bayarkan. Besarnya sih tergantung dari masing-masing bank memberikannya atau sebagai gambarannya yah sekitar 2,75% – 3,5% dari jumlah tagihan yang belum dibayar tersebut. Nah apabila Anda tidak ingin membayar lunas seluruh tagihannya, kartu kredit biasanya memberikan kemudahan berupa ketentuan pembayaran minimal. Besarannya sekitar 10% dari tagihan yang Anda terima pada bulan tersebut.
Terakhir, ada beberapa hal yang harus Anda cermati sebelum mempergunakan kartu kredit. Yang pertama adalah, pahamilah fungsi kartu kredit tersebut. Kedua, perhatikan kemampuan Anda dalam membayar tagihan yang diterima setiap akhir bulannya. Pastikan sebelum Anda berbelanja menggunakan kartu kredit, Anda memiliki sejumlah dana untuk membayar pemakaian tersebut agar tidak terkena beban hutang. Dan yang ketiga, pastikan waktu jatuh tempo pembayarannya agar Anda tidak dikenakan bunga apabila ingin melunasinya sekaligus. Jadi katakanlah jatuh tempo penagihan kartu kredit adalah tanggal 5 setiap bulannya, maka setiap awal bulan setelah Anda menerima penghasilan, langsung Anda sisihkan senilai sisa pemakaian yang akan dilunasi tersebut.
Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
- MOHON DI FORWARD -
_____________________________________________________
Kunjungi situs kami di www.perencanakeuangan.com
Ingin mendapatkan info dan artikel rutin di email Anda tentang perencanaan keuangan? Dapatkan newsletter kami. Kirimkan email kosong Anda ke alamat SSR-InfodanArtikel-subscribe@yahoogroups.com
Ingin bertemu dan berkenalan dengan rekan-rekan lain yang memiliki minat yang sama terhadap topik tentang perencanaan keuangan? Join klub kami. Kirimkan email kosong Anda ke alamat SSR-Klub-subscribe@yahoogroups.com
Ingin bertemu dan berkenalan dengan rekan-rekan lain yang memiliki minat yang sama terhadap topik tentang perencanaan keuangan syariah? Join milis kami. Kirimkan email kosong Anda ke alamat SSR-Syariah-subscribe@yahoogroups.com
7 Langkah Menuju Kesuksesan Finansial
16 Mei, 2005Halo, senang sekali dapat bertemu lagi …walaupun hanya lewat kata-kata hehehe, kali ini kita akan bahas tentang langkah apa yang harus kita tempuh untuk dapat mencapai kesuksesan finansial.
KEMBANGKAN RENCANA KEUANGAN
Perencanaan sangat besar artinya bagi kesehatan kondisi keuangan Anda. Buat daftar tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda. Dengan mengetahui tujuan-tujuan Anda, Anda dapat merumuskan cara untuk mencapainya, dan segera memulai langkah-langkah untuk mewujudkannya. Mungkin Anda berpikir ,”Gimana nanti aja deh…”. Coba Anda renungkan saat ini juga apakah kita akan memliki penghasilan seperti ini selamanya, dan apakah tujuan hidup kita akan tercapai begitu saja tanpa perencanaan yang jelas? Tampaknya gak mungkiiin deh….
TAATI BUDGET ANDA
Pas jam makan siang, Anda mampir ke ATM dan ingin mengambil uang 50,000 untuk makan siang di luar (sekali-kali gak di pantry lah…). Pada saat Anda lihat saldo yang tersisa ternyata tinggal 20,000!! Hei, kemana saja perginya uang Anda??
Ini semua kembali ke masalah budgeting. Sebisa mungkin monitor secara ketat pengeluaran Anda sehari-hari. Buatlah catatan, berapa banyak yang harus Anda alokasikan untuk keperluan bulanan, keperluan harian dan keperluan rekreasi atau hobby Anda.
Jangan lupa sisihkan jumlah uang yang tetap setiap bulannya untuk ditabung. Ingat!! Pay yourself first, bayar diri Anda dulu untuk tabungan Anda, masa depan Anda, sebelum uang penghasilan kita pakai untuk keperluan kita yang lain…Menyusun budget itu gampang….yang susah itu bagaimana menaatinya…hehehe
HIDUPLAH SESUAI KEMAMPUAN ANDA
Jangan biarkan gaya hidup melampaui penghasilan Anda. Apabila Anda naik gaji (Amiiiin), jangan biarkan pengeluaran Anda ikut naik juga, Justru tingkatkanlah jumlah tabungan Anda…Selalu pisahkan kebutuhan dan keinginan, Anda mungkin tidak akan sakit atau mati jika keinginan Anda tertunda bukan?? Tapi kebutuhan adalah hal yang harus sebisa mungkin dipenuhi tiap bulannya.
Tipsnya….pandai-pandailah memilih teman. Kalau kita berteman dengan perokok…bukan tidak mungkin ada budget tambahan untuk beli rokok. Jika berteman dengan seorang ’shop-a-holic’ bisa jadi kita jadi beli sesuatu yang sebenarnya kita tidak perlukan….Intinya : KEEP ALL UNDER CONTROL
MENABUNGLAH !!!
Ingat, idealnya setiap orang mempunyai tabungan sebesar 2 – 4 kali lebih besar dari penghasilannya yang tidak boleh disentuh keuali dalam keadaan emergency. Mungkin saja mobil Anda rusak berat bersamaan dengan tanggal jatuh tempo pembayaran asuransi tahunan Anda. Di saat seperti ini…kerasa kan manfaat tabungannya.
Tipsnya…sisihkan 10% dari penghasilan Anda untuk ditabung sebaelum pengeluaran dan tagihan menanti. Jika tidak sanggup 10% bisa didapatkan dengan mengurangi ‘gaya hidup’ kita sebesar 10%. Susah?? Siapa bilang? Jika kita biasa makan dengan budget 10,000 sekali makan….apakah jika dikurangi 1,000 saja akan membuat Anda kelaparan? Hmm…
BEBASKAN DIRI DARI JERATAN HUTANG KARTU KREDIT
Kartu plastik ini memang godaan, seakan-akan kita memiliki uang lebih. Ingat bahwa kartu kredit bukanlah uang lebih!! Gunakan hanya di saat emergency dan bukan ketika Anda ingin membeli barang yang harganya di luar kemampuan Anda.
Tipsnya…memiliki 2 kartu kredit sudah sangat lebih dari cukup untuk Anda. Tapi 1 kartu saja sebenarnya sudah sangat cukup jika dapat digunakan secara bijak.
MEMILIKI PERLINDUNGAN KEUANGAN
Asuransi adalah bagian yang sangat penting dari sebuah perencaan keuangan Anda, dan memegang peranan utama dalam menjamin kepastian kondisi keuangan Anda di masa depan. Tentunya Anda tidak ingin sebuah bencana seperti insiden PJR di tol Jagorawi kemarin menghancurkan rencana masa depan Anda dan keluarga. Pertimbangkan kembali, apakah Anda telah memiliki proteksi yang cukup atas jiwa Anda, kesehatan, pendidikan, masa pensiun, mobil atau bahkan rumah Anda.
Sebuah fenomena menarik yang terjadi adalah orang Indonesia lebih bangga memiliki 3-4 kartu kredit, sementara di Jepang (katanya) orang justru memiliki 3-4 asuransi untuk dirinya. Di Indonesia banyak orang yang mengasuransikan rumahnya, mobilnya (karena masih kredit…hehehe), tapi tidak jiwanya (coba bayangkan siapa yang harus melunasi kredit mobil tersebut jika Anda meninggal)
BERINVESTASILAH
Jika memungkinkan, akan lebih ideal apabila di samping menabung dan mengikuti program asuransi, Anda juga dapat menyisihkan sejumlah dana untuk diinvestasikan.
Apabila Anda telah menjalankan empat saja dari tujuh hal di atas. Anda tengah berada di jalan menuju kesuksesan finansial. Namun, apabila Anda belum memulainya, tidak pernah ada kata terlambat.
Mulailah sekarang juga. Ingat bahwa ribuan langkahpun selalu dimalai dengan LANGKAH PERTAMA.
Salam Sukses
—
“The Financial Tips”
Kompleks Koperasi No.35 , Jl.Gatot Subroto (Sebelum PMI), Jakarta, DKI Jakarta 12780, INDONESIA
Kredit di Bank … Kartu Kredit … ???
10 Mei, 2004Ini nih, gara-garanya omku pinjam kredit ke bank untuk urusan keluarganya, lalu belakangan ini rumahku diteror sama orang bank. Nyokap sampe stress dibentak2 sama debt collector. Om ku lari gatau kemana, terakhir kali kabarnya malah cerai sama istrinya. Hiks… Untunglah si debt collector ga nelpon ke rumah lagi.
Baru santai, eh sepupuku telpon ke nyokap, kalo dia punya utang kartu kredit yang belum kebayar… gubrakkk!!!… trus dia bilang kalo ada yang telpon ke rumah, kasitau aja gak kenal. Dan beneran penagih utang telpon ke rumah. Sepupuku sekarang pindah rumah, dengan hutang yang belum kebayar… jadi kasihan.
Sekarang, aku eplai kartu kredit, pas tahu aku eplai, nyokap langsung marah berat. Soalnya beliau tidak pernah mau kreditan (selalu ngajarin aku untuk bayar kontan, atau kredit tapi disiplin). waduh! Aku sih niatannya cuma buat jaga-jaga aja. Aku dah tahu resikonya kok.
—
Dari kecil dulu nyokap suka ngajarin aku nabung di bank, nah sejak bisa nabung sendiri, aku mulai pake kartu debit. Itu juga diwanti-wanti supaya tidak besar pasak daripada tiang. Untungnya kartu debit, dia gak bisa lebih besar daripada saldo tabungan kita.
Kenapa juga sekarang tertarik kartu kredit? Niatanku buat jaga-jaga in case butuh uang dalam jumlah besar tetapi gak punya uang cash. Tapi sebenernya kita punya uang di bank, nah kalo udah selesai urusannya biar bisa kubayar kontan belakangan. Istilahnya mengatur keuangan gitu lho!
Setahuku kalo kita bayar minimal tagihan kartu kredit sebelum jatuh tempo kita gak bakalan ditagih lho, apalagi kalo bayarnya full sesuai tagihan malah tidak dapat bunga. Aku dah pelajari sisi baik dan buruk dari baca artikelnya mas Safir Senduk, trus tanya-tanya ke pengguna kartu kredit, bahkan tanya ke temenku yang orang bank. Akhirnya kuputuskan memiliki kartu kredit.
Aku gak setuju dengan bunga, tapi ternyata kartu kredit dengan fasilitas lengkap bunganya justru paling tinggi. Anyway… mudah-mudahan aja aku ga terjebak dengan lingkaran kredit yang mencekik.
Ditulis oleh andi
Ditulis oleh andi
Tak Berkategori | Ditandai:
Ditulis oleh andi 