gak nyangka artikel yang ditulis empat tahun yang lalu (baca di sini) banyak juga yang membacanya. tulisan tersebut aslinya dipost di blogspot, lalu saya akuisisi dengan wordpress enam bulan yang lalu buat nemenin tulisan yang lain
jika pada artikel itu saya bertanya tentang manfaat kartu kredit (yang malah banyak mudaratnya), kali ini saya ingin mengajak anda untuk menggunting kartu kredit. lho?!
gunting kartu kredit anda!
7 Juni, 2008PENGHASILAN TAK PERNAH CUKUP (BAG 3/3 – selesai)
9 Mei, 2005Dikutip dari Danareksa.com
Jurus Ampuh Agar Penghasilan Kita Cukup
Setelah mengenal berbagai penyebab tidak cukupnya penghasilan kita, maka saatnyalah kita mencari obat penyembuhnya. Empat jurus ampuh berikut ini bisa di praktekkan untuk mengatasi penghasilan yang tidak pernah cukup, dan lebih dari itu bisa juga membantu anda mengembangkan dan menambah harta kekayaan anda.
Jurus Ampuh 1 : Mulailah Kebiasaan Berinvestasi
Tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mengalahkan inflasi, karena inflasi terjadi secara alami dan di luar kemauan kita. Inflasi selain bisa membuat kita defisit, juga bisa menggerogoti harta kekayaan kita jika tidak membuatnya berkembang biak ke dalam produk investasi yang returnnya lebih tinggi dari asumsi tingkat bunga inflasi.
Karena itu milikilah anggaran untuk investasi agar hasil keuntungan hasil investasi bisa menambah penghasilan kita. Mulailah dengan menghidupkan kebiasaan menabung sebesar minimal 10% dari penghasilan kita dan terus ditingkatkan jumlahnya sejalan dengan kenaikan penghasilan kita dan biasakanlah membayar tabungan kita dahulu sebelum membayar keperluan lainnya.
Jurus Ampuh 2 : Biasakan Untuk Membuat Anggaran Belanja Bulanan.
Tidak peduli berapapun penghasilan kita baik besar maupun kecil, memiliki anggaran belanja bulanan sangat penting karena akan membuat pengeluaran kita lebih terkendali. Kuncinya adalah membuat anggaran pengeluaran lebih kecil dari penghasilan, dan biasakan berbelanja hanya sebesar jumlah yang sudah dianggarkan saja. Dengan mematuhi anggaran yang kita buat sendiri, kita tetap bisa berbelanja tanpa mengalami defisit. Dengan anggaran juga kita bisa memilah mana pos pengeluaran wajib dan mana yang tidak wajib. Tidak perlu menghilangkan pengeluaran tidak wajib jika tidak mau, namun karena tidak wajib kita bisa lebih leluasa untuk menguranginya. Karena itu belajarlah untuk membedakan mana pengeluran yang wajib, mana yang tidak wajib, mana keinginan dan mana kebutuhan.
Jurus Ampuh 3 : Batasi Cicilan Hutang Bulanan
Kewajiban cicilan hutang bulanan seperti cicilan rumah, cicilan mobil, cicilan barang kreditan, dan cicilan hutang kartu kredit, jika di total semuanya sebaiknya tidak melebihi 30 % dari penghasilan bulanan. Dengan demikian 70% sisanya dari penghasilan kita dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup lainnya dan juga investasi.
Semakin kecil porsi hutang kita ( kurang dari 30% ), maka akan semakin besar sisa penghasilan bulanan yang menganggur yang bisa dimasukkan ke investasi, sehingga akan semakin baik pula kondisi keuangan kita.
Jurus Ampuh ke 4 : Miliki Dana Cadangan
Untuk mengatasi pengeluaran yang tidak terduga dan tidak terencana, sebaiknya memang tidak mengambil dari gaji rutin anda. Sebab gaji rutin memang diperuntukkan untuk pengeluaran yang rutin juga. Sedangkan untuk pengeluaran tidak rutin, sebaiknya diambil dari Dana Cadangan. Dana cadangan ini bisa berbentuk sejumlah uang yang anda simpan direkening di bank, sehingga anda bisa mengambilnya dengan cepat saat terjadi keperluan mendadak. Bentuklah dana cadangan minimal tiga kali pengeluaran Anda perbulan.
Namun jika penghasilan anda tidak rutin atau penghasilan anda belum stabil maka sebaiknya dana cadangan yang dibentuk lebih besar lagi, misalnya 6 kali pengeluaran keluarga per bulan. Jika saat ini andasudah memiliki sejumlah dana tertentu sesuai dengan kebutuhan jumlah minimal Dana Cadangan maka pisahkan dana ini ke dalam sebuah rekening tersendiri. Jika andasama sekali tidak mempunyai simpanan uang tunai, maka segeralah berusaha menyisihkan minimal 10% secara rutin setiap bulannya dari gaji anda.
Jika sudah tercapai sejumlah Dana Cadangan yang ditargetkan, maka anda bisa berhenti membentuk Dana Cadangan, dan kegiatan setoran rutin tabungan tadi bisa dialihkan ke dalam produk investasi yang returnnya lebih tinggi. Jika sewaktu-waktu Dana Cadangan terpakai, maka segeralah isi kembali, sampai sejumlah target Dana Cadangan nya tercapai.
OK, selamat berjurus ria!!
Salam Sukses
—
“The Financial Tips”
Kompleks Koperasi No.35 , Jl.Gatot Subroto (Sebelum PMI), Jakarta,
DKI Jakarta 12780, INDONESIA
pinjam uang
11 Mei, 2004beneran deh, gak bisa gak kasihan kalo ada orang yang ga punya atau sedang kesusahan. ceritanya tadi malam kedatangan tamu, temen yang baru aku kenal.
Seminggu sebelumnya dia datang ke rumah untuk pinjam uang karena dia harus bayar hutang. Alasannya dia berhutang karena meminjamkan uang kepada temannya untuk istrinya yang baru melahirkan. Pada saat dia tagih, eh temannya masuk rumah sakit karena DB, padahal si empunya uang mau datang. Dia baru gajian, tapi kalo dia bayar hutangnya dulu otomatis dia gak bisa kasih makan anak dan istri. setelah bicara masalah dia, aku bilang aja, aku gak punya uang sebanyak yang dia mau pinjam, karena keperluanku sedang besar. Aku pinjamkan saja seadanya, dia janji tertulis mau kembalikan bulan depan.
tadi malam dia datang lagi, sepertinya masalahnya berat banget. My Pa and Mom nanya ke aku apa dia mau pinjam uang lagi? Aku bilang aja dia mau curhat, jadilah aku ajak dia makan di luar. Dari obrolan aku dapatkan informasi:
1. dia gak berhasil dapat pinjaman lain selain dari pinjaman ke aku waktu itu,
2. dia gunakan uangku dan gajinya untuk bayar hutang
3. dia usahakan pinjam ke teman-temannya tetapi jahatnya mereka minta bunga pinjaman hingga 30%
4. dia pinjam koperasi dengan bunga 5% saja tetapi baru bisa didapat 10 hari lagi
5. istrinya pulang ke rumah mertua sudah lebih dari 3 hari tanpa kabar, kecuali memberitahu anaknya sakit
6. ibunya terus menanyakan sang cucu dan menantu kenapa belum pulang
7. si teman ini kebingungan mau minta tolong sama siapa
kasihan gak sih…? bayangin aja, kamis kemarin yang lagi hujan deras dan banjir, dia sempat sudah hampir sampai ke rumahku, tapi dia berhenti di masjid dekat rumah dan tidak jadi ke rumah. sabtu dan minggu kemarin dia hang out kemana-mana gak nemu solusinya. Dan dia sampai tadi malam belum ketemu istri dan anaknya sejak hari kamis.
Susah banget deh perasaan dia. Kucoba berempati dengan memberikan solusi-solusi paraktikal yang berat juga untuk dia lakuin. Jam 9 malam kita pulang, dan kusarankan agar dia menemui istrinya segera dan apapun yang terjadi harus bisa dipecahkan bersama-sama.
Mengetahui dia hanya punya uang Rp1500,- saja, tambah miris hatiku, (dulu waktu aku pertama kali kenal dia juga gak punya uang sama sekali untuk pulang dari Bandung ke Jakarta, manalagi kartu sim hp-nya hilang… hiks). Yasu, aku kasih aja ongkos ke dia cukup untuk 3 hari. Dia berharap aku bisa cari bantuan untuknya…
Ditulis oleh andi
Tak Berkategori | Ditandai:
Ditulis oleh andi
Ditulis oleh andi 