12 Januari, 2009
اللهم أعز الإسلام والمسلمين
Ya Allah muliakan Islam dan kaum muslimin
اللهم انصر إخواننا المستضعفين في فلسطين والعراق والشيشان وكشمير وأفغانستان وغيرها من بلاد المسلمين
Ya Allah, tolonglah saudara-saudara kami yang lemah di Palestina, Iraq, Chechnya, Kashmir, Afghanistan dan selainnya dari negeri-negeri kaum muslimin
اللهم انصر المجاهدين في سبيلك في كل مكان يا ذا الجلال والإكرام.
Ya Allah, tolonglah para mujahidin yang berjihad di jalan-Mu di semua tempat, wahai pemilik keagungan dan kemuliaan
Leave a Comment » |
jendela surau | Ditandai: doa, jihad, mujahidin, palestina |
Permalink
Ditulis oleh andi
12 Oktober, 2008
di banyak milis, di banyak situs, di banyak forum ekonomi, hampir semuanya membahas masalah resesi ekonomi yang dihadapi saat ini. sampai-sampai bursa efek Indonesia harus menutup kegiatannya untuk menghindari kejatuhan IHSG yang lebih parah. banyak orang yang mulai melek lagi bahwa ada harta berharga yang seharusnya menjadi instrumen investasi yang lebih aman dimiliki daripada lembaran kertas berisi jaminan investasi semisal saham, obligasi, valas, reksadana, dan deposito. Harta berharga itu adalah logam mulia yang berkilau tidak hanya bentuknya tetapi juga daya jual belinya saat ini dan mampu memproteksi kekayaan riil, yaitu emas.
Hari ini harga emas sebenarnya tidak jauh berbeda dengan harga beberapa bulan lalu, hanya saja karena sebelum lebaran harganya sempat jatuh, maka kenaikan harga emas jadi lebih terasa signifikan. Banyak orang beramai-ramai menjual sahamnya guna menghindari kerugian lebih jauh, banyak orang beramai-ramai membeli emas karena melek (entah melek sesaat atau melek terus) bahwa emas memang uang yang sebenarnya. Namun seharusnya pada masa kini, apalagi buat yang gak punya uang buat beli emas, cara yang paling jitu untuk tetap survive adalah tetap bekerja dan berdoa kepada Allah supaya diberikan kemudahan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat
Leave a Comment » |
celengan pundi | Ditandai: bursa efek, deposito, doa, emas, IHSG, logam mulia, obligasi, resesi, saham, valas |
Permalink
Ditulis oleh andi
29 Mei, 2007
Teman, tersebutlah kisah para penumpang kapal yang mengarungi lautan. Ketika kapal yang mereka tumpangi dihantam badai berbagai rasa muncul bertabur putus asa dan harapan. Lalu salah seorang dari mereka berseru agar memohon keselamatan kepada Allah. Kemudian Allah menyelamatkan kapal dan seluruh penumpangnya ke daratan. Tetapi setelah semuanya selamat, tidak ada seorang pun yang mengucapkan syukur dan mereka lupa kepada Allah.
Di saat kita mendapati kondisi putus asa, ketika tak ada lagi yang bisa kita harapkan untuk membantu kita, ketika semua jalan sudah buntu, maka Allah adalah satu-satunya harapan yang mampu mengeluarkan kita dari segala masalah. Namun kita masih sering meragukan kekayaan Allah untuk membebaskan kita dari masalah.
Teman, melupakan Allah itu mudah, namun melupakan kebaikan-Nya setelah kita bebas dari masalah adalah sebuah sikap durhaka. Marilah kita senantiasa menjadi hamba yang bersyukur dan jauh dari sifat durhaka atas semua kebaikan Allah.
QS 6:63-64, 17:67, 29:65, 31:32
Leave a Comment » |
jendela surau | Ditandai: badai, doa, durhaka, ini juga syukur, islam, kapal, masalah |
Permalink
Ditulis oleh andi
18 April, 2007
Teman, pernahkah mengalami ketika menginginkan sesuatu tetapi tidak mendapatkannya? Semakin menginginkan, semakin pula sulit mendapatkannya? Merana? Tak perlu lagi! Karena apa yang kita inginkan belum tentu kita butuhkan. Tetapi ada cara yang lebih jitu mendapatkan apa yang kita butuhkan. (Mohon bedakan antara keinginan dan kebutuhan, ya)
Sebuah kisah nyata tentang seorang lelaki yang terpaksa memberikan tempat duduknya di bus kepada seorang perempuan muda. Bukan karena perempuan itu hamil atau membawa barang-barang berat. Bukan pula karena tidak ada penumpang lain yang mau menyerahkan tempat duduknya kemudian merasa iba. Tetapi karena ia merasa risih duduk dan melihat (maaf) perut pada celah antara baju potong dan celana ketat yang dikenakan perempuan itu.
Ternyata langkah yang diambil oleh lelaki itu sangat tepat, karena dia telah menyelamatkan matanya dari zina, dan menyelamatkan perempuan itu dari fitnah. Pada hari yang sama, lelaki itu menumpang angkot untuk pulang. Di dalam angkot dia bertemu dengan temannya. Tak dinyana, ongkos angkotnya dibayarkan oleh sang teman.
Cerita belum selesai, ketika turun dari angkot hari gerimis menjelang magrib. Lelaki itu masuk ke masjid untuk melaksanakan salat magrib berjamaah. Hujan deras turun ketika salat jamaah ditegakkan. Selesai berdoa, hujan mereda sehingga lelaki itu dapat berjalan pulang ke rumahnya. Hujan kembali deras sesampainya dia di rumah. Seperti dongeng, tapi nyata.
Lelaki itu menginginkan untuk tetap duduk, tetapi Allah mengetahui kebutuhannya membayar ongkos angkot. Lelaki itu menginginkan untuk pulang cepat, tetapi Allah memberinya kesempatan untuk shalat di rumah-Nya dan mengantarnya pulang dalam keadaan kering. Allah membalas kebaikan yang dilakukannya secara kontan.
Teman, si lelaki menginginkan sesuatu tetapi yang dia dapatkan bukan apa yang dia inginkan melainkan yang dia butuhkan. Yang mengetahui kebutuhannya dan pasti akan mencukupinya hanyalah Allah.
Jadi, buat apa merana jika keinginan kita tidak terpenuhi?
Leave a Comment » |
jendela surau | Ditandai: , doa, ini juga syukur, islam, kebaikan, kebutuhan, keinginan, kontan |
Permalink
Ditulis oleh andi
23 April, 2005


Nambah umur ya? Semoga selalu mendapat ridho Allah, keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, karier yg dinamis, bermanfaat slalu bagi lingkungan. Amiin
*dhila&merril* 23042005 @ 07:28:26am
benarkah hari ini aku bertambah usia? menurut catatan kelahiranku sih begitu… tapi bagaimana menurut catatan Tuhan? semakin dekat aku kepada perjumpaan dengannya, apakah berjumpa dalam bahagia atau dalam resah, ya? jadi takut…
Seingatku, baru kali inilah aku lupa ultahku, tadi pagi tiba-tiba bapak memelukku dan mengucapkan selamat ultah sambil mendoakan keberkahan bagi hidupku, terkejut, aku ternyata lupa bahwa hari ini adalah hari kelahiranku 25 tahun yang lalu.
Heppi birsday ye… moga bahagia trus dgn keluarga
*adhame* 23042005 @ 08:28:54am
berduyun-duyun sms dan telpon serta peluk cium dari orang-orang tercinta (incl. my lovely and loyally wife) mendoakan aku agar selalu dalam keberkahan hidup.
Met ultah ya ndhie, moga ditunjukkan kebahagiaan hidup sejati
*ko2* 23042005 @ 08:44:30am
kebahagiaan hidup sejati? seperti apa sih kesejatian itu? masih mencari maknanya nih, where to find it ya?
Setiap kalian akan memasuki pagi dan petang dalam takaran usia yang tersembunyi dari pengetahuan kalian. Bila kau bisa tidak melewatkan setiap jenak usia itu dengan amal kebajikan, maka lakukanlah. Tetapi kalian tidak akan bisa melakukannya tanpa pertolongan Allah. Maka bergegaslah menyusuri rentang-rentang yang diberikan jatah usia itu, sebelum ia datang memupus segala pekerjaan…
Selamat merenungi hari lahir. Wish you all the best
*nita* 23042005 @ 01:58:32pm
hmm… nasihat yang dalam…
Leave a Comment » |
beranda | Ditandai: 25 tahun, birthday, doa, milad, nasihat, renungan, ultah |
Permalink
Ditulis oleh andi